June 30, 2009
Ia “Hidup” !
satu api hilang cahaya panas
masihkah ia menjadi “api” ?
satu tubuh hilang jiwa dalam raga
masihkah ia “hidup” ?
.
siapa yg selalu bertanya tentang apa dengan sejuta mengapa?
siapa yg tak hilang kata dalam senyap hingga ragapun enggan bernafas?
.
hening ini tak selamanya hening
hening ini tak jua bening
selalu ada sosok bayangmu
menyamar tiang-tiang gantungan
seolah menyambut kematian yg seakan telah digariskan
.
satu tubuh hilang jiwa dalam raga
hidup dalam sejuta kisah kasih masa lampau,
hidup dalam cuplikan cerita derita kota Jakarta,
hidup dalam angan insan terlupakan
.
ia “hidup”
dan akan selamanya “hidup”
May 23, 2009
Suratan oleh Sang Budaya
Wahai, Baliku
Masihkah kau ingat diriku?
Masihkah kau paham hadirku?
.
Bali, saudara lamaku
Tak rindukah kau pada bayangku?
Tak rindukah kau pada sosokku?
.
Ribuan tahun kebersamaan tak terbantahkan
. kini dipertanyakan
Ribuan tahun pergumulan tak terpisahkan
. kini dipertanyakan
.
Baliku, saudara sehatiku
Mengapa kau coba tinggalkan aku?
. yang sudah jadi bagian tak terpisahkan dari hidupmu
Mengapa kau ingkari jiwamu
. yang tak lain adalah aku?
.
Kumerindu kala kita berkarya bersama
Melahirkan pupuh-pupuh khusyuk nan indah,
Mencitrakan tari-tarian eksotis spiritualis,
Melantunkan tembang-tembang sarat makna
.
Kini karya kita memang masih terkenang
. memang tampak masih nyata ada
Tapi sadarkah kau, semua tak lagi sama jika kita tak bersama
Mereka hilang makna dalam karya
. hilang jati dalam diri
.
Wahai, Baliku,
Tak rindukah kau pada sosokku?
Masihkah kau paham hadirku,
. budaya Bali, saudara lama tak terpisahkan yang kini kau lupakan
May 6, 2009
Esok
Bayangkan jika esok tak lagi ada hari
apa kata burung gereja kepada mentari pagi
mengusirnya atau hendak menghiburnya?
.
Bayangkan jika esok tak lagi ada waktu
apa kata sang waktu pada ribuan jadwal terbengkalai
menyalahkan dan membela diri atau lenyap tanpa isyarat?
.
Bayangkan jika esok kita tak lagi dalam raga
bebaskah kita?
atau justru dianggap lenyap dari dunia
dan diratapi ribuan manusia
.
Tetapi tenanglah,
esok bukanlah tentang hari atau waktu
esok akan tetap ada walau kita tak bertubuh
esok akan selalu ada bagi jiwa-jiwa murni
yang walau hilang jejak kan selalu kembali pada Bapanya
April 27, 2009
Drama
Bukan maksudku, ingin berbagi nasib denganmu
Kita berbeda jalan, beda arah tujuan
Ya, memang seperti itu.
.
Bukan maksudku, ingin menghantarmu dalam parau semu
karena bukan karena kau ataupun aku,
kita terperangkap di sini
Ya, memang seperti itu
.
Kita mengalir dan entah kemana
bukan harapku, bukan pula inginku
untuk berakhir seperti ini
atau mungkin ini semua bukan akhir?
justru permulaan dari rangkaian peristiwa tragis
dimana protagonis menangis?
.
Tenanglah,
hentikan saja drama ini
karena semua sudah tahu, drama tragis tak akan disukai
.
Jadi, tak perlulah berpura-pura
bahwa semua ini nyata adanya,
cukup menyatakan bahwa ini semua hanya pura-pura
.
karena semua sudah tahu,
dalam nyata selalu tersembunyi pura-pura